Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Pemerintah Fokus Bantu Jualan Produk-Produk UMKM Disabilitas di Masa Sulit Pandemi

Oleh: Redaksi Bernas•4 Juni 2021
Pemerintah Fokus Bantu Jualan Produk-Produk UMKM Disabilitas di Masa Sulit Pandemi
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Pemerintah Fokus Bantu Jualan Produk-produk UMKM Disabilitas di Masa Sulit Pandemi..."

🗓️ Dipublikasikan pada 4 Juni 2021.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita finansial terbaru →

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Masa pandemi Covid-19 berdampak nyata pada turunnya penjualan produk-produk UMKM dari disabilitas di Yogyakarta. Sedikitnya wisatawan yang berkunjung dan tutupnya sejumlah toko menjadi faktor penyebab tidak lakunya produk-produk UMKM.

Permasalahan tersebut dibicarakan dalam Forum Discussion Group (FGD) bertajuk “UMKM Disabilitas Masa Depan Berbasis Ekonomi Kreatif dan Adaptif di Masa Pandemi Covid-19”. FGD ini diselenggarakan di Jogja Nasional Musem (JNM), Yogyakarta dihadiri puluhan peserta disabilitas berasal dari Klaten, Magelang, dan Yogyakarta.

Angkie Yudistia, Staf Khusus Presiden mengatakan, FGD dilaksanakan untuk mewadahi kendala-kendala penjualan produk para disabilitas yang mempunyai UMKM. “Diskusi ini akan mewadahi, apa sih yang teman-teman inginkan dan butuhkan agar kami lebih tahu,” jelasnya, Sabtu (5/6/2021). 

Angkie meyakinkan kepada para disabilitas bahwa Staf Khusus Kepresidenan akan menampung semua kebutuhan dan harapan-harapan yang disampaikan. “Kita akan menampung untuk diteruskan kepada pemerintah, baik pusat dan daerah,” katanya.

“Mari kita nanti masing-masing berbagi cerita produk dan kita akan lebih intens untuk menyampaikan uneg-uneg, apa yang dirasakan ingin disampaikan,” imbuhnya.

BACA JUGA: ihsg-turun-349-persen-ke-5098-624-saham-terkoreksi-2026-10-29" class="text-lg md:text-xl font-bold font-headline text-slate-900 hover:text-primary transition-colors leading-tight block"> IHSG Turun 3,49 Persen ke 5.098, 624 Saham Terkoreksi

Untuk di Yogyakarta, Angkie mengatakan telah berkoordinasi dengan JNM dan Jogja MBloc agar memiliki program nyata untuk membantu kaum disabilitas di masa Pandemi Covid-19. “Kita telah berkoordinasi agar Yogyakarta mempunyai program secara inklusif untuk teman-teman disabilitas,” ucapnya.

Diketahui, berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo di Hari Disabilitas Internasional pada tanggal 3 Desember 2020, disahkan 7 peraturan pemerintah dan 2 peraturan presiden sebagai peraturan turunan dari UU No 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas.

KPH Wironegoro menyatakan sangat mendukung program bantuan untuk para disabilitas yang memiliki UMKM di masa pandemi. “Kami sepakat dengan program Staf Khusus Presiden RI karena akan menciptakan ekosistem yang tidak hanya bertahan di masa pandemi, tapi juga bisa adaptif, bahkan melakukan inovasi,” tuturnya. 

Ia mengatakan, pada tanggal 8 Juli nanti, JNM akan menyelenggarakan ArtJog, pameran seni rupa visual terbesar di Indonesia dan dunia yang tetap bisa terlaksana selama dua tahun di masa pandemi.

“Kita akan mengaktifkan suatu sudut di kompleks JNM, sebagai JNM Bloc untuk mewadahi produk-produk UMKM dari disabilitas.

Assessment Interaktif Cepat

Jawab 3 Pertanyaan & Skor Dihitung AI

Q1.Apa tujuan utama Anda terkait pendidikan & karir saat ini?

Ini adalah sebuah gerakan di masa pandemi yang sangat pro lokal, membantu  ekonomi yang terdampak pandemi,” jelasnya. 

KPH Wironegoro menyebut JNM Bloc akan memfasilitasi teman-teman berkebutuhan khusus yang mempunyai produk-produk UMKM yang baik. Hal ini dilakukan sebagai salah satu cara luar biasa untuk membantu para disabilitas. “Produk teman disabilitas akan menjadi produk yang ditampilkan di JNM Bloc,” katanya.

Lance Mengong, Presiden Direktur JNM Bloc dan MBloc di Jakarta akan membantu para disabilitas yang memiliki UMKM. “Kita akan membantu mengubah arah bisnis dan mencari arah baru,” ucapnya.

“Rencananya JNM blok, akan dibuat banyak usaha untuk meningkatkan usaha yang dibuat teman-teman disabilitas yang mempunyai UMKM,” imbuhnya.

Lance mengungkapkan pihaknya memiliki tim inkubasi dan kurasi. Tim itu akan membuat produk-produk dari disabilitas agar semakin bagus dan berkualitas. “Kita sama-sama belajar dan melihat potensi dari teman-teman disabilitas.

Di NM Bloc, produk-produk akan ditaruh paling depan,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Supriyanto, warga Sendangsari, Pajangan, Bantul mengatakan pandemi Covid-19 sangat berdampak pada produk-produk dari disabilitas yang mempunyai UMKM.

Ia menceritakan untuk produk-produknya seperti sandal hotel, keset dari kain percaya, kipas, dan berbagai macam souvenir pernikahan. “Untuk sandal hotel sebelum pandemi, kita ada MoU dengan berbagai hotel. Di masa pandemi, kita berhenti semua,” terangnya. 

Saat ini, lanjutnya kegiatan selama pandemi beralih ke pembuatan kompos untuk memupuk tanaman sayur yang ditanam para disabilitas. “Kegiatan selama pandemi lebih fokus ke kita sendiri untuk tanaman sayur yang bisa dikonsumsi dan dijual,” katanya.

Ia pun berharap dengan adanya FGD ini, produk-produk disabilitas dari Balai Kerja Bina Siwi yang dikelolanya bisa dibantu untuk pemasaran. Dampaknya agar bisa lebih menyejahterakan. “Untuk anggota, kita ada 47 disabilitas,” katanya. (jat) 

📊 Survei Kilat BERNAS

Apakah Anda tertarik kuliah lagi?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Pemerintah Fokus Bantu Jualan Produk-Produk UMKM Disabilitas di Masa Sulit Pandemi?

Pemerintah Fokus Bantu Jualan Produk-produk UMKM Disabilitas di Masa Sulit Pandemi...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

Untuk Mitra & Pengiklan

Punya kabar atau rilis perusahaan?

Terbitkan siaran pers atau artikel bermerek Anda di BERNAS.id — tayang di halaman nasional, terindeks Google.

Terbitkan di BERNAS.id

“Pemerintah Fokus Bantu Jualan Produk-Produk UMKM Disabilitas di Masa Sulit Pandemi”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.