Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Tangkal Radikalisme, Pakistan Akan Pantau Khotbah Jumat

Oleh: Redaksi Bernas•24 September 2017
Tangkal Radikalisme, Pakistan Akan Pantau Khotbah Jumat
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Pakistan berencana mengatur khotbah Jumat di berbagai masjid di negara tersebut. Tujuannya supaya para ulama dapat menyampaikan topik keagamaan yang sebelumnya..."

🗓️ Dipublikasikan pada 24 September 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita internasional terbaru →

Bernas.id ?  Pakistan berencana mengatur khotbah Jumat di berbagai masjid di negara tersebut. Tujuannya supaya para ulama dapat menyampaikan topik keagamaan yang sebelumnya sudah disetujui oleh pemerintah.

Prakarsa itu dicanangkan karena, beberapa mullah di negara dengan Ibu Kota Islamabad itu sering menggunakan khotbah Jumat untuk mengajak orang melakukan jihad di negara lain.

Baca juga ?Bunda Theresanya Pakistan? Dimakamkan dalam Usia 87 Tahun

Rencana itu muncul di tengah meningkatnya tekanan agar Pakistan berbuat lebih banyak untuk mengekang militansi dan radikalisme yang bersumber dari wilayahnya.

Seperti dikutip dari VOA News Senin (25/9/2017), prakarsa itu tercakup dalam 13 usulan yang disebut pemerintah Rencana Aksi Nasional, kebijakan nasional yang disetujui pada 2015 untuk memerangi terorisme, ekstremisme, sektarianisme, dan intoleransi di negara itu.

Menteri Dalam Negeri Pakistan, Ahsan Iqbal, mengumumkan rencana itu pekan lalu setelah memimpin rapat guna mengatasi masalah radikalisasi pemuda yang berkembang.

Rapat tersebut dihadiri wakil-wakil rektor perguruan tinggi nasional.

Baca juga Serangan Bom Bunuh Diri Hantam Mobil Pasukan Militer di Pakistan, 3 Tewas

Para pejabat optimistis prakarsa baru itu akan memperkenalkan orang pada interpretasi aktual masalah agama, dan akan membantu berkontribusi pada masyarakat yang didasarkan pada konsep ko-eksistensi, toleransi dan perdamaian.

Problematika radikalisme berbasis sektarian yang berkembang di Pakistan tak hanya menimbulkan ancaman bagi keamanan domestik, namun juga mengganggu keamanan negara-negara tetangga.

Tag:#internasional#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram