YOGYAKARTA, HarianBernas.com– Juru parkir keluhkan sepinya pemarkir sepeda motor di lantai dua dan tiga Taman Parkir Abu Bakar Ali Yogyakarta yang terletak di ujung utara Jalan Malioboro itu, Selasa (14/6).
“Dari dua lantai, hanya lantai dua yang terisi sepeda motor. Itu tidak penuh. Lantai tiga sering kosong,” terang Hanarto, Ketua Forum Komunikasi Pekerja Parkir Yogyakarta.
Juru parkir pindahan Jalan Malioboro sering meminta solusi kepada Pemerintah Kota Yogyakarta terkait kondisi itu, tapi belum ada solusi.
Juru parkir hanya pasrah terhadap keadaan dan berharap banyak pengunjung Malioboro memilih parkir sepeda motor di Taman Parkir Abu Bakar Ali.
Banyak pengunjung memilih parkir sepeda motor di sirip-sirip jalan di sepanjang Malioboro karena dekat. Kalau parkir di sini, harus naik ke lantai dua, imbuh Hartono.
Meski sejumlah sirip-sirip jalan di Malioboro dilarang untuk parkir sepeda motor, tapi masih ada sejumlah titik untuk parkir sepeda motor.
Asung Waluyo, Kepala Seksi Pengendalian Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta menyebut akan terus melakukan penertiban parkir di sirip-sirip jalan sepanjang Jalan Malioboro. Patroli dan penertiban parkir sepeda motor di sirip-sirip Jalan Malioboro telah rutin dilakukan.
?Banyak yang masih dalam status pembinaan, belum penindakan,” kata Asung.
Jalan Dagen, Pajeksan, Ketandan, Berkalan, Suryatmajan, dan Perwakilan adalah sejumlah jalan-jalan sirip di sepanjang Malioboro.
Jalan sirip itu dipakai parkir kendaraan roda empat.
Tilang adalah sanksi tegas yang akan diberikan kepada pelanggar parkir sepeda motor yang akan bekerja sama dengan kepolisian.

